Mengenal Jaringan Komputer dan Jenisnya Dalam Kehidupan Sehari-hari

Hai, guys! Dipostingan pertama ini, saya ingin membahas secara singkat, padat dan jelas mengenai pengertian jaringan komputer dan beberapa jenisnya dalam kehidupan sehari-hari. Mari kita simak penjelasannya.

Pengertian Jaringan

Apa sih yang terbayang oleh teman-teman saat mendengar kata “jaringan”? Penulis yakin, teman-teman pembaca sekalian pasti sudah mengenal apa itu jaringan, tapi mungkin agak sulit ya untuk menguraikannya dalam kata-kata. Yang terbayang dibenak kalian, bisa jadi kumpulan komputer yang ada di kantor? Atau koneksi 4G yang ada di smartphone kalian?

Ilustrasi penggunaan jaringan dalam kehidupan sehari-hari. Sumber foto: www.pexels.com

Jaman dulu, kalian pasti pernah menggunakan infrared atau bluetooth untuk berbagi file musik dan foto yang ada di ponsel kalian, betul gak? Ya itulah bentuk jaringan yang paling sederhana. Intinya ada perangkat yang saling terhubung dan berbagi sumber daya.

Jaringan komputer bisa didefinisikan sebagai sekumpulan perangkat (dua atau lebih perangkat ya, kalau sendirian sih bukan jaringan, itu namanya jomblo hehe) yang saling terhubung dan saling bertukar sumber daya. Baik sumber daya dalam bentuk fisik maupun non-fisik. Dalam bentuk fisik contohnya printer dan CCTV. Sedangkan sumber daya non-fisik contohnya data baik dalam bentuk teks, gambar, suara ataupun video.

Klasifikasi Jaringan Berdasarkan Ukuran

Small home network

Jaringan sederhana yang terdiri dari beberapa komputer lokal yang saling terhubung untuk berbagi informasi/sumber daya, dokumen, printer dan memiliki akses ke Internet.

Small office/home office (SOHO) networks

Jaringan yang sering dibuat khusus untuk pekerja yang bekerja dari rumah (remote office) yang memerlukan koneksi ke jaringan perusahaan atau sumber daya terpusat lainnya. Digunakan juga oleh wiraswasta yang menjual produknya secara online.

Small home network umum digunakan untuk kebutuhan personal. Sumber foto: www.pexels.com

Medium to large network

Jaringan berskala besar yang biasanya dimiliki oleh perusahaan besar. Jaringan ini digunakan oleh para karyawannya untuk menyediakan konsolidasi, penyimpanan dan akses informasi ke beberapa server jaringan yang dikelola di server farm (data center).

Ilustrasi medium to large network. Sumber foto: www.pexels.com

World wide network (Internet)

Internet adalah jaringan dari jaringan atau sekumpulan jaringan private dan public yang saling terhubung di seluruh dunia. Internet merupakan jaringan paling besar.

Ilustrasi penggunaan Internet. Sumber foto: www.pexels.com

Klasifikasi Jaringan Berdasarkan Penyedia Sumber Daya

Client-Server Network

Model jaringan yang terdiri dari beberapa komputer client dan server. Server adalah komputer yang bertindak sebagai penyedia layanan dan sumber daya. Sedangkan client adalah komputer yang bertindak sebagai pengguna layanan dari server. Model jaringan ini adalah yang paling banyak digunakan karena menawarkan pengendalian data dan layanan secara terpusat. Kita juga dapat dapat mengontrol siapa saja yang boleh mengakses suatu informasi.

Peer-to-peer Network

Model jaringan yang terdiri dari dua atau lebih komputer, yang memungkinkan setiap komputer yang terdapat di dalam jaringan tersebut dapat saling bertukar informasi. Setiap komputer dapat berjalan sebagai server maupun client. Jaringan peer-to-peer yang paling sederhana dapat terdiri dari dua komputer saja, yang dapat saling terhubung melalui media kabel ataupun wireless.

Keunggulan jaringan peer-to-peer

  • Mudah untuk di setup
  • Tidak rumit
  • Biaya lebih murah karena perangkat jaringan dan dedicated server mungkin tidak diperlukan
  • Dapat digunakan untuk pekerjaan-pekerjaan sederhana seperti transfer file dan sharing printer. 

Kekurangan jaringan peer-to-peer

  • Tidak ada administrasi terpusat
  • Tidak aman
  • Tidak skalabel
  • Semua perangkat dapat bertindak sebagai client dan server yang dapat mengurangi kinerja masing-masing perangkat.

Klasifikasi Jaringan Berdasarkan Cakupan Areanya

Local Area Network (LAN)

Infrastruktur jaringan dalam area geografis yang kecil. Misalnya jaringan yang terhubung dalam satu gedung atau satu perusahaan yang masih dalam satu wilayah yang sempit, bisa sekolahan, kampus, dsb.

Wide Area Network (WAN)

Infrastruktur jaringan dalam area geografis yang luas. Menghubungkan beberapa jaringan yang lokasinya berjauhan, seperti antar kota, antar provinsi ataupun antar negara. Misalnya ada perusahaan XYZ memiliki beberapa kantor cabang yang berada di Medan, Palembang, Bandung, Yogyakarta, Surabaya dan Makassar.

Metropolitan Area Network (MAN)

Infrastruktur jaringan yang mencakup wilayah fisik lebih besar dari LAN tetapi lebih kecil dari WAN. Misalnya jaringan yang terhubung dalam satu kota. Misalnya suatu perguruan tinggi memiliki beberapa kampus yang masih berada di satu kota yang sama. MAN biasanya dioperasikan oleh entitas tunggal seperti sebuah perusahaan besar.

Wireless Local Area Network (WLAN)

WLAN sama halnya dengan LAN, yang berbeda hanya media transmisi datanya yang menggunakan wireless (gelombang radio).

Storage Area Network (SAN)

Infrastruktur jaringan ini bisanya dirancang untuk mendukung layanan penyimpanan, penarikan dan replikasi data yang melibatkan high-end server, multiple disk array dan teknologi interkoneksi melalui media fiber optic. Misalnya adalahnya jaringan data center.

Ilustrasi storage area network. Sumber foto: www.pexels.com

2024 © Jauhari Inovasi Digital — Kota Bekasi